Showing posts with label Harimau Sumatera. Show all posts
Showing posts with label Harimau Sumatera. Show all posts

Tiger Dies in Shocking New Rainforest Destruction Video Evidence

Wednesday, July 27, 2011

Sumatran Tiger Pair Making Love Nest in Zoo as Part of Bid to Grow Population

Monday, May 3, 2010

April 27, 2010 | Nurdin Hasan & Dessy Sagita

This Sumatran tiger from Aceh will be on its way today to the   Taman Safari Indonesia park in Bogor, West Java, where it will be given   more conducive conditions to mate and reproduce. (EPA Photo/Hotli   Simanjuntak)

This Sumatran tiger from Aceh will be on its way today to the Taman Safari Indonesia park in Bogor, West Java, where it will be given more conducive conditions to mate and reproduce. (EPA Photo/Hotli Simanjuntak)

Sumatran Tiger Pair Making Love Nest in Zoo as Part of Bid to Grow Population

Banda Aceh. To provide them with the correct conditions to reproduce, two Sumatran tigers from Aceh’s Natural Resources Conservation Agency are scheduled to be moved to the Taman Safari Indonesia wildlife park in Bogor, West Java, the agency’s chief said on Monday. Abubakar Chekmat said the agency, known as BKSDA, was scheduled to put both Cut Nyak, 5, and Salamah, 3, on a flight to Jakarta on Tuesday evening. “It is no longer possible for both the tigers to be released to their natural habitat. Both are tame. Cut Nyak was even treated by

Read More ..

Dua Harimau Sumatera Dikirim ke TSI

Selasa, 27 April 2010 | 04:55 WIB

Banda Aceh, Kompas - Balai Konservasi Sumber Daya Alam Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam mengirimkan dua harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) ke Taman Safari Indonesia.

Pengambilan sampel DNA keduanya diharapkan bisa membantu penyelamatan hewan langka ini dari kepunahan.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) Abubakar Chek Mat, ditemui di sela-sela pemindahan kedua harimau itu, Senin (26/4), mengatakan, pihak Taman Safari Indonesia (TSI) berencana mengambil contoh DNA kedua hewan itu. ”Mereka tidak akan menggunakan kedua hewan itu untuk pertunjukan. Untuk kepentingan medis saja,” katanya...(Read More)

A Competition to Save the Sumatran Tiger

Monday, April 26, 2010

Tasa Nugraza Barley

World Wildlife Fund Indonesia has spearheaded a number of   environmental programs, including those aimed at preserving the forest   and tigers in Sumatra. (Photo courtesy of the WWF)

World Wildlife Fund Indonesia has spearheaded a number of environmental programs, including those aimed at preserving the forest and tigers in Sumatra. (Photo courtesy of the WWF)

A Competition to Save the Sumatran Tiger

Listen up. If you are between 18 and 25 years of age, are concerned about saving the Sumatran tiger from extinction and live in Indonesia or Germany, then there is a competition that is just for you. Forest Friends, a joint program launched this month by the Indonesian and German chapters of the environmental group World Wildlife Fund, is seeking people to blog about Sumatran tigers and the Sumatran forest...(Read more)

Riau To Have Sumatran Tiger Study Center

Saturday, April 24, 2010

Pekanbaru, Riau, April 23 (ANTARA) - The Sumatran Tiger Conservation Program Foundation will establish a Sumatran tiger study center in Riau Province. The study center was aimed at monitoring and preserving the remaining endangered Sumatran tigers as their population continued to decrease annually, Bastoni of the Sumatran Tiger Conservation Program Foundation, said, here, on Friday...(Read More) http://www.antarariau.com/id/modul_detail.php?subdomain=ANTARA%20RIAU&&item=9088&&item_xml=

Read More ..

http://www.antarariau.com

Pemburu Liar Mengincar Harimau

Friday, April 23, 2010

Foto: Tiger Catcher, JAMBI (Irwin Fedriansyah)

Targetnya Desa Muara Emat
Kamis, 22 April 2010 | 09:32 WIB

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Edi Yanuar
SUNGAIPENUH, TRIBUN - Berkeliarannya Harimau Sumatera (Panthera Tigris Sumaterae) di kawasan pemukiman penduduk di Desa Muara Emat, Kecamatan Batang Merangin, Kerinci, memancing kehadiran sejumlah pemburu satwa langka ke kawasan tersebut. Ini, mengancam keselamatan harimau...(Read More)

Warga Resah Harimau Lepas dari Perangkap

Sunday, April 18, 2010


Warga Resah Harimau Lepas dari Perangkap

Antara/Yudhi Mahatma/ Harimau di TWNC

JAMBI--MI: Seekor harimau Sumatera (panthera tigris Sumatrae) yang hidup di Taman Nasional Kerinci Seblat (TNS) yang masuk perangkap warga Desa Muara Imat, Kerinci, pada Selasa (13/4) dinihari, pada Rabu (14/4) lepas dari perangkap, sehingga membuat warga resah. Harimau tersebut diduga satu dari enam harimau yang hidup dalam hutan TNKS dan sering muncul di hutan sekitar Desa Muara Imat, Kecamatan Batang Merangin, Kabupaten Kerinci, Jambi, kata Camat Batang Merangin Tito Sivano. Ketika dihubungi dari Jambi, Rabu (14/4), ia mengatakan, dua pekan terakhir ratusan kepala keluarga (KK) yang bermukim di sisi kawasan TNKS Desa Muara Imat, Bedeng 7, Bedeng 5 dan Desa Kalianggang, resah dengan masuknya enam harimau ke pemukiman warga. "Kehadiran harimau itu sangat meresahkan warga dan sudah banyak memangsa ternak penduduk seperti kambing dan ayam, bahkan menampakkan diri di pekarangan sekolah di desa tersebut," kata Tito. Warga atau petani setempat berhasil menangkap satu dari enam harimau tersebut dengan memasang perangkap atau kerangkeng, namun setelah diserahkan kepada pihak Balai TNKS, harimau itu lepas dari kerangkengnya. Lepasnya harimau itu membuat warga kian resah, takut harimau itu dan kawanannya kembali masuk ke pemukiman dan memangsa ternak, sehingga warga tidak berani keluar rumah terutama pada malam hari. Warga minta pihak Balai TNKS dapat mengusir atau menggiring enam harimau itu jauh masuk ke dalam kawasan TNKS atau jauh dari pemukiman warga. Pihak Balai TNKS juga diminta memberi penjelasan kepada warga desa yang bermukim di sekitar kawasan TNKS tersebut tentang perkembangan keberadaan harimau itu. Diakui hingga saat ini tidak ada warga yang menjadi korban atau dimangsa enam harimau itu, namun jika tetap dibiarkan berkeliaran, tidak menutup kemungkinan juga bisa menyerang warga. Keberadaan harimau itu juga meresahkan awak kendaraan yang melintas di jalur Desa Muara Imat, terutama kendaraan pribadi dari dan ke Kerinci. "Kita minta pihak Balai TNKS secepatnya mengusir atau menggiring kawanan harimau itu jauh dari pemukiman warga ke dalam TNKS, supaya warga dapat tenang melaksanakan aktivitasnya sebagai petani," kata Tito Sivano. (Ant/OL-02) http://www.mediaindonesia.com/read/2010/04/14/136024/126/101/Warga-Resah-Harimau-Lepas-dari-Perangkap Read More ..

Harimau Resahkan Masyarakat Pesisir Lampung Barat

Harimau Resahkan Masyarakat Pesisir Lampung Barat
"Harimau sumatera" © ANTARA/FB Anggoro)
" Getting a long with TIGER "© Erni Suyanti Musabine

A sumatran tiger in the South Bengkulu (June - July 2010)
Read more...

Harimau betina, salma, endemik hutan rawa gambut Provinsi Jambi yang diduga telah membunuh tiga orang pembalak liar di habitatnya, masih dalam perawatan insentif di TWNC © Ismail Badrun, BKSDA Jambi et all., 2009

Harimau Kerinci, masuk perangkap© FFI-BBTNKS, Mei 2010

LEPAS - Buyung, harimau Sumatera (Panthera Tigris Sumatrae) jantan yang dilepasliarkan di kawasan Tampang Belimbing, selatan Lampung. Foto: Hendra Eka/Jawa Pos.